
Di sisi lain, total aset dana pensiun tumbuh 8,28 persen dan nilai penjaminan lembaga penjaminan meningkat 36,64 persen.
Namun demikian, sektor asuransi mengalami kontraksi pada total premi dan klaim masing-masing sebesar 8,10 persen dan 16,82 persen.
Perkembangan pasar modal di Sulawesi Selatan juga menunjukkan tren positif dengan meningkatnya jumlah investor.
Hingga Desember 2025, jumlah investor yang tercatat dalam Single Investor Identification (SID) mencapai 525.596 investor atau tumbuh 31,23 persen secara tahunan.
Pertumbuhan investor tertinggi terjadi pada portofolio saham yang meningkat sebesar 40,46 persen, dengan total nilai transaksi saham sepanjang tahun 2025 mencapai Rp41,87 triliun.
Dalam upaya memperluas literasi keuangan, OJK Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat telah melaksanakan 51 kegiatan edukasi sepanjang awal tahun 2026 dengan jumlah peserta mencapai 631.813 orang dari berbagai segmen masyarakat.
Selain itu, OJK juga menjalankan program Gerakan Nasional Literasi Keuangan Syariah (GERAK Syariah) yang berlangsung pada 6 Februari hingga 17 Maret 2026 serta program OJK PEDULI (Penggerak Duta Literasi Keuangan) yang melibatkan 1.116 duta literasi keuangan.





