
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang lahir dari keluarga yang sehat, harmonis, dan tangguh.
Pada kesempatan tersebut, A. Irwan Bangsawan juga memaparkan perkembangan penanganan stunting di Kota Makassar yang menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), angka stunting di Kota Makassar terus mengalami penurunan.
“Angka stunting di Kota Makassar terus menunjukkan tren penurunan. Hingga Januari 2026, jumlah anak stunting tercatat sebanyak 2.824 anak atau sekitar 3,65 persen berdasarkan data e-PPGBM. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang selama ini berkomitmen mendukung percepatan penurunan stunting di Kota Makassar,” ujar A. Irwan Bangsawan.
Ia menjelaskan bahwa selain menjalankan tugas pokok dalam pembangunan keluarga dan pengendalian penduduk, DPPKB kini juga berperan aktif dalam mendukung implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas nasional. Kehadiran program tersebut semakin memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.





