
Ia menyebut lahirnya konsep fluid loyalty, yakni loyalitas konsumen yang tidak lagi melekat pada merek, melainkan pada ekosistem digital.
Dari hasil risetnya, Prof. Ismail mengusulkan “Teori Akselerasi Keputusan Konsumen Berbasis Fomo” yang bertumpu pada kompresi siklus keputusan, urgensi sosial digital, dan loyalitas cair berbasis ekosistem.
Menutup rangkaian pidato, Prof. Rini Rachmawaty, S.Kep., Ns., MN., Ph.D., memaparkan penelitian tentang “Integrated Clinical Pathways dan iCare System sebagai Strategi Manajemen Keperawatan dalam Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan di Indonesia”.
Ia menjelaskan bahwa Integrated Clinical Pathways (ICP) menjadi instrumen penting dalam standarisasi pelayanan keperawatan, terutama dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional berbasis INA-CBGs.
“ICP menjadi sangat relevan untuk konteks Indonesia karena menuntut pelayanan yang efisien tanpa mengorbankan kualitas,” jelas Prof Rini.
Ia menambahkan bahwa penerapan ICP memberikan manfaat bagi pasien, tenaga kesehatan, rumah sakit, dan sistem jaminan kesehatan nasional.
Untuk mendukung implementasi tersebut, dikembangkan iCare System, aplikasi daring yang memudahkan dokumentasi, pemantauan kepatuhan, dan evaluasi luaran klinis secara terintegrasi.





