
SOLUSIMEDIA.ID, BOGOR — Pemerintah terus memperkuat koordinasi kebijakan guna menjaga stabilitas serta kepastian ekonomi nasional di tengah dinamika global.
Langkah diplomasi ekonomi diarahkan untuk memberikan manfaat konkret bagi Indonesia, mulai dari peningkatan produktivitas industri, perluasan akses pasar, hingga penguatan posisi dalam rantai pasok global.
Sebagai bagian dari persiapan agenda strategis tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Minggu (15/02).
Pertemuan ini dilaksanakan menjelang kunjungan Presiden ke Amerika Serikat untuk menyelaraskan posisi kebijakan sekaligus mematangkan strategi negosiasi ekonomi.
“Pertemuan membicarakan terkait update perundingan Indonesia-Amerika dan disampaikan Bapak Presiden rencananya akan hadir di Amerika Serikat pada tanggal 19. Di sekitar tanggal tersebut, rencananya akan dilaksanakan penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART),” ujar Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto.
Ia menjelaskan bahwa agenda kunjungan tersebut juga akan dirangkaikan dengan pertemuan bisnis dan investasi antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat, sebagai bagian dari rangkaian Penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Presiden RI dengan Presiden AS.





