
Dalam pengembangannya, Jepang berencana memperkuat hubungan dengan negara-negara Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) sebagai tumpuan utama strategi kawasan.
Selain isu geopolitik, kedua pemimpin juga diperkirakan bertukar pandangan mengenai penguatan kerja sama ekonomi, termasuk stabilitas rantai pasok komoditas penting di kawasan Indo-Pasifik.
Laporan Kyodo juga menyebut Indonesia merupakan salah satu penerima program bantuan keamanan resmi Jepang berupa peralatan pertahanan bagi negara mitra.
Pada Januari 2025, Jepang telah menyepakati penyediaan kapal patroli berkecepatan tinggi untuk Indonesia sebagai bagian dari kerja sama tersebut.
Pertemuan Prabowo dan Takaichi dinilai berpotensi memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Jepang, khususnya di bidang keamanan maritim, ekonomi strategis, serta stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
(*)





