
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan komitmen pemerintah kota untuk memastikan setiap perencanaan pembangunan benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat.
“Musrenbang menjadi langkah penting untuk mewujudkan hal tersebut,” singkatnya.
Ketua DPRD Makassar, Supratman, menambahkan pentingnya sinkronisasi antara rencana pembangunan daerah dengan kebijakan nasional dan provinsi.
“RPJMD Kota Makassar tahun 2025 sampai dengan 2029 disesuaikan dengan rencana kerja pemerintah atau RKP dan program strategis nasional yang ditetapkan oleh pemerintah pusat serta rancangan pembangunan Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2027,” ujarnya.
Menurutnya, pokok-pokok pikiran DPRD berfokus pada sejumlah isu strategis seperti pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penanggulangan kemiskinan, serta peningkatan kualitas pelayanan sosial.
“Sehingga terwujud pembangunan yang berkelanjutan, terpadu, dan terarah dalam jangka panjang,” tutupnya.
(*)





