
“Karena sebelumnya ukuran box culvert kecil, aliran air yang keluar dari saluran ini sangat terbatas, sehingga lambat membuang air ke saluran menuju jembatan di Jalan Nipa-Nipa Antang,” jelasnya.
Selain penggantian box culvert, Dinas PU Kota Makassar, juga melakukan normalisasi saluran di beberapa titik lain di kawasan Blok 10 Perumnas Antang.
Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan alat berat berupa excavator PC berkapasitas 4,5 ton untuk mengangkat sedimentasi yang mengendap di dasar saluran.
Normalisasi tersebut dilakukan sepanjang jalur drainase mulai dari Jalan Kecaping hingga Jalan Suling di wilayah Blok 10 Perumnas Antang, Kelurahan Manggala.
Sedimen yang selama ini menumpuk dinilai menjadi salah satu penyebab berkurangnya kapasitas tampung saluran air di kawasan tersebut.
“Untuk lokasi blok lainnya, kami sudah melakukan normalisasi saluran menggunakan alat berat excavator PC 4,5 ton sepanjang Jalan Kecaping sampai Jalan Suling di Blok 10 Perumnas Antang, Kelurahan Manggala,” tuturnya.
Dia menambahkan, Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas PU berkomitmennya untuk terus melakukan pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur drainase sebagai bagian dari langkah berkelanjutan dalam menangani persoalan genangan dan banjir di berbagai wilayah kota.





