Fenomena “Marriage is Scary”, Ini Alasan Banyak Orang Takut Menikah

Sebab, saat ini berita sudah bisa diakses kapan saja dan di mana saja. Berita tidak lagi hanya bisa diakses dengan kamu harus berada di ruangan tertentu, kemudian harus menonton televisi atau membaca koran.
“Misalnya kita melihat di infotainmen tentang perceraian, perselingkuhan, atau KDRT. Kalau digaungkan berulang, bisa membuat seseorang punya perspektif tentang pernikahan yang ikut negatif juga,” jelas Joko.
- Cerita orang lain
Sama halnya dengan menerima informasi dari media, persepsi seseorang akan pernikahan juga bisa menjadi negatif ketika ia mendengar cerita orang lain tentang pernikahan yang tidak harmonis, secara terus-menerus.
“Paparan cerita negatif atau cerita dari teman-teman seperti, ‘Enggak usah nikah, risikonya aku menikah jadi kayak begini’,” tutur Joko.
- Pengalaman pribadi
Pengalaman pribadi saat berhubungan dengan orang lain juga bisa membuat seseorang mengamini fenomena bahwa menikah itu menakutkan.
Sebab, hubungan yang buruk seperti sering tidak dihargai, dikhianati, dan bahkan diselingkuhi, berkaitan dengan faktor internal diri seseorang.
Misalnya, seseorang merasa pantas diperlakukan seperti itu karena merasa kondisi fisiknya kurang menarik atau merasa gagal dan tidak bisa melakukan apa pun, meskipun kenyataannya tidak.





