
Meski demikian, tingginya volume kendaraan tersebut belum berbanding lurus dengan aktivitas di dalam terminal.
Hal ini disebabkan sebagian besar penumpang masih memilih naik dari luar terminal, sehingga kawasan terminal terlihat relatif sepi, terutama pada siang hari.
Lebih lanjut, Elber menilai bahwa penegakan aturan secara konsisten akan memberikan dampak signifikan terhadap kebangkitan aktivitas di dalam terminal.
Dia menyebut, keberadaan penumpang yang terpusat di dalam terminal akan turut menghidupkan kembali kios-kios serta usaha mikro yang ada di kawasan tersebut.
“Jika regulasi berjalan dengan baik, maka terminal akan kembali ramai. Penumpang yang datang langsung ke terminal akan mendorong pertumbuhan ekonomi di dalam kawasan, seperti halnya suasana di bandara,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Makassar melalui Perumda Terminal Makassar Metro menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penataan dan penguatan fungsi terminal.
Sinergi lintas sektor, khususnya dalam penegakan regulasi, menjadi kunci dalam mewujudkan terminal yang tertib, nyaman, dan produktif sebagai wajah transportasi darat Kota Makassar.





