
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas cakupan Ruang Terbuka Hijau sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas publik yang tersedia bagi masyarakat.
“Kalau lahan dari Perumnas bisa kita kolaborasikan, maka kawasan ini akan semakin luas dan optimal untuk pelayanan masyarakat, khususnya untuk aktivitas olahraga dan ruang terbuka,” tegansya.
Penataan Terminal Toddopuli sendiri telah mulai diancang sejak Oktober 2025, seiring dengan instruksi Wali Kota Makassar untuk melakukan revitalisasi kawasan.
Sebagai bagian dari persiapan, pengelolaan kios yang sebelumnya kurang tertata juga telah disesuaikan guna mendukung proses penataan ke depan.
Lebih lanjut, Elber menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi momentum pembenahan menyeluruh untuk seluruh terminal yang dikelola Perumda Terminal Makassar Metro.
“Tahun 2026 ini kita fokus pembenahan infrastruktur di tiga terminal. Harapannya, di 2027 nanti tingkat pembenahan sudah tidak sebesar tahun ini,” katanya.
Terkait skema pembiayaan, Pemkot Makassar membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pihak ketiga, dalam mendukung realisasi program penataan.





