
“Alhamdulillah, di tahun 2026 ini sudah ada perubahan. Jalan yang sebelumnya berlubang kini sudah diperbaiki. Mudah-mudahan setelah hujan tidak ada lagi genangan, dan akses di dalam terminal menjadi lebih nyaman,” ujarnya.
Selain pembenahan infrastruktur, Pemkot Makassar juga mendorong kolaborasi lintas instansi dalam mengoptimalkan pemanfaatan kawasan terminal.
Salah satunya melalui sinergi dengan Perumda Pasar Makassar terkait rencana relokasi aktivitas pasar bongkar muat dari kawasan Pasar Kalimbu di Jalan Veteran Utara.
Menurut Elber, langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Makassar untuk menertibkan aktivitas pedagang yang selama ini menempati badan jalan.
Terminal Mallengkeri dinilai memiliki kapasitas dan infrastruktur yang memadai untuk menjadi lokasi alternatif.
“Terminal tetap berfungsi sebagaimana mestinya, namun di saat yang sama kita juga menghadirkan solusi bagi pedagang,” katanya.
“Kita berkolaborasi, di mana aktivitas pasar tetap berjalan dan retribusi tetap dikelola oleh Perumda Pasar. Kami di terminal hanya menyiapkan lahan,” lanjutnaya.
Dia menambahkan, konsep yang diterapkan adalah pasar bongkar muat dengan sistem partai, di mana pedagang berjualan langsung dari kendaraan.





