
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly, menegaskan pentingnya sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menangani orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) secara komprehensif dan terintegrasi.
Hal tersebut disampaikan usai membuka Pertemuan Koordinasi Penanganan ODGJ yang digelar Dinas Kesehatan Kota Makassar di Hotel Aston Makassar, Selasa (5/5/2026).
Menurut Andi Zulkifly, penanganan ODGJ tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan harus melibatkan berbagai pihak secara terpadu, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga aparat di tingkat wilayah.
“Penanganan ODGJ adalah tanggung jawab bersama. Tidak bisa hanya dibebankan pada satu OPD, tetapi harus dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh pihak terkait,” tegasnya.
Ia mengakui, selama ini masih terdapat ego sektoral yang membuat penanganan ODGJ belum berjalan optimal. Karena itu, melalui forum koordinasi ini diharapkan dapat disusun standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, termasuk alur penanganan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Andi Zulkifly menjelaskan, penanganan ODGJ umumnya berawal dari laporan masyarakat di tingkat RT/RW yang kemudian ditindaklanjuti oleh kelurahan dan kecamatan. Selanjutnya, puskesmas melakukan asesmen awal untuk memastikan kondisi kejiwaan.





