
Ia menekankan bahwa hubungan industrial harus dibangun atas dasar kesetaraan dan saling memahami, bukan dengan pendekatan saling menyalahkan.
Menurutnya, komunikasi yang intens dan berkesinambungan akan menciptakan iklim kerja yang lebih sehat dan produktif.
“Kita tidak mencari siapa yang benar atau salah, tetapi bagaimana setiap persoalan dapat diselesaikan bersama tanpa merugikan salah satu pihak,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan mekanisme forum tersebut akan dilaksanakan secara bergilir setiap bulan, dimulai oleh pemerintah kota, kemudian dilanjutkan oleh asosiasi pengusaha, dan berikutnya oleh serikat pekerja.
Appi berharap forum ini mampu menjadi ruang identifikasi masalah, pemetaan hambatan, serta perumusan solusi secara kolaboratif.
Dengan demikian, berbagai persoalan ketenagakerjaan dapat diselesaikan lebih awal sebelum memuncak saat peringatan Hari Buruh.
“Sehingga saat 1 Mei tiba, tidak ada lagi persoalan yang mencuat. Yang ada justru kegiatan yang meriah dan penuh kegembiraan. Ini harapan kita bersama agar seluruh aspirasi dapat tersalurkan dengan baik sejak awal,” jelasnya.





