
“Kalau ada yang meminta tarif di luar ketentuan, foto, videokan, lalu laporkan. Kami akan tindak tegas. Perumda Parkir sekarang berbeda, kami ingin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Adi.
Sementara itu, Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar Raya, Andi Ryan Adrianto, mengatakan seluruh personel yang diterjunkan merupakan pegawai internal perusahaan dan bukan juru parkir biasa.
Menurutnya, seluruh petugas akan menggunakan atribut resmi berupa rompi dan ID card selama bertugas di lapangan.
Ia menambahkan, seluruh personel juga telah melakukan survei lapangan serta sosialisasi kepada para jukir agar tidak melakukan aktivitas parkir liar selama kegiatan berlangsung.
“Perumda Parkir Makassar Raya menurunkan seluruh personel yang memiliki potensi untuk menjaga area parkir. Kami yakin kerja tim ini bisa menghadirkan layanan terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya. (*)





