MakassarNews

Melinda Aksa Integrasikan Pengolahan Sampah Organik dan Urban Farming, Dorong Ekonomi Sirkular Berkelanjutan

Tak hanya itu, Dewan Lingkungan Hidup juga menggagas penyelenggaraan kegiatan Market Day yang melibatkan OPD dan kecamatan sebagai wadah promosi serta pemasaran hasil urban farming masyarakat.

Sementara itu, Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar, Andi Fadli, menjelaskan bahwa arah kebijakan Wali Kota Makassar saat ini berfokus pada integrasi urban farming, ketahanan pangan, dan pengelolaan lingkungan dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

Menurutnya, kompos yang dihasilkan dari pengolahan sampah organik di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW dapat dimanfaatkan kembali untuk memenuhi kebutuhan kawasan urban farming yang terus berkembang.

BACA JUGA  DPPKB Makassar Dampingi Wakil Walikota Bahas Harganas 2025 dan Penurunan Stunting

“Hasil kompos yang diproduksi masyarakat dapat dimanfaatkan kembali untuk urban farming. Bahkan ke depan berpotensi terhubung dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif,” jelasnya.

Ia menambahkan, tingginya volume sampah organik di Kota Makassar merupakan potensi besar yang dapat mendukung pengembangan pertanian perkotaan apabila dikelola secara terintegrasi dan berbasis potensi wilayah.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button