MakassarNews

LPS Hadir di Unhas, Ajak Generasi Muda Bijak Kelola Keuangan di Era Digital

“Dorongan untuk mengikuti tren, menjaga gengsi, maupun memenuhi gaya hidup tertentu sering kali membuat seseorang mengabaikan kemampuan finansial yang dimilikinya. Akibatnya, berbagai instrumen pembiayaan konsumtif menjadi pilihan instan untuk memenuhi keinginan jangka pendek tanpa mempertimbangkan dampak jangka Panjang,” jelas Farid.

Menurut Farid, kondisi tersebut tercermin dari tingginya penggunaan layanan pinjaman online oleh kelompok usia muda, yang mencapai hingga 60 persen. Fakta ini mengindikasikan perlunya literasi dan kesadaran finansial diperkuat sejak dini, agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam berbagai risiko keuangan.

BACA JUGA  Unhas Raih Detiktimur Awards 2026, Rektor: Motivasi Tingkatkan Kualitas Riset Global

“Tantangan terbesar sering kali bukan pada jumlah uang yang dimiliki, melainkan bagaimana seseorang mampu mengelola keinginannya. Diskon, fasilitas paylater, dan berbagai bentuk cicilan yang tersedia saat ini menuntut masyarakat untuk memiliki kemampuan mengendalikan diri dan menentukan prioritas,” tambah Farid.

Sebagai langkah awal membangun kesadaran finansial, Farid mendorong generasi muda untuk membiasakan diri menabung secara rutin di bank. Kebiasaan tersebut dinilai tidak hanya membantu pengelolaan keuangan yang lebih baik, tetapi juga membangun disiplin dan kemampuan merencanakan masa depan secara lebih terarah.

BACA JUGA  Kota Makassar Raih Penghargaan Nasional Skrining Bayi Baru Lahir Terbaik 2025

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button