
Ia berharap Perumda Parkir Makassar Raya menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan berbagai persoalan perparkiran di Kota Makassar, mengingat banyaknya aduan masyarakat yang membutuhkan solusi konkret dan dapat segera direalisasikan.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga memberikan perhatian terhadap kualitas pelayanan juru parkir di lapangan. Ia meminta seluruh jukir yang berada di bawah pembinaan Perumda Parkir mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif kepada masyarakat.
“Jangan sampai di tempat yang sudah jelas bertuliskan parkir gratis, masih ada orang yang muncul meminta uang parkir. Ini yang menjadi persoalan dan harus segera dibenahi,” tegasnya.
Melalui pembangunan gedung parkir modern dan penerapan sistem digitalisasi, Pemkot Makassar berharap dapat menghadirkan model baru pengelolaan perparkiran yang tertib, nyaman, transparan, serta bebas dari praktik parkir liar di berbagai kawasan kota. (*)





