
Kegiatan tersebut diikuti para kepala daerah dari 98 pemerintah kota di seluruh Indonesia serta menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Melalui forum ini, pemerintah pusat dan daerah memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana sekaligus membangun sistem ketahanan pangan nasional yang lebih kokoh.
Munafri menilai, program Tangguh Bersama menjadi gerakan kolaboratif nasional yang tidak hanya membangun budaya tangguh terhadap bencana, tetapi juga meningkatkan kesiapan pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan pelayanan publik saat menghadapi situasi darurat.
Menurutnya, penguatan kapasitas hingga tingkat kecamatan dan kelurahan menjadi langkah penting agar respons terhadap kondisi darurat dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. Upaya tersebut juga sejalan dengan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang penanggulangan bencana yang terus diperkuat oleh pemerintah.
“Ke depan, penguatan kapasitas hingga level kecamatan dan kelurahan menjadi langkah strategis untuk mempercepat respons terhadap kondisi darurat sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat,” kata Appi.





