MakassarNews

Diskominfo Makassar Gencarkan Literasi Digital dan Sosialisasi PP TUNAS untuk Lindungi Anak di Ruang Siber

Selain sosialisasi PP TUNAS, Diskominfo Makassar juga memperkuat program literasi keamanan informasi melalui kolaborasi dengan Densus 88 Antiteror Polri.

Program tersebut menyasar sekolah, kantor kecamatan, hingga masyarakat umum sebagai langkah preventif menghadapi berbagai ancaman di ruang digital, seperti penyebaran hoaks, penipuan siber, hingga penyebaran paham radikal melalui internet.

“Kami memiliki beberapa program literasi digital, termasuk literasi keamanan informasi. Karena itu kami menggandeng Densus 88 yang memiliki arah yang sama dalam pembinaan dan pencegahan di ruang digital,” ungkap Roem.

BACA JUGA  Kepala Diskominfo Makassar, Muhammad Roem Dinobatkan Emerging Leader oleh Konsulat Australia

Ia menjelaskan, kegiatan sosialisasi telah dilaksanakan di sejumlah sekolah dan kecamatan, di antaranya Kecamatan Bontoala dan Kecamatan Tamalate.

Menurut Roem, berdasarkan pemetaan Densus 88, masih terdapat ruang digital yang dimanfaatkan pihak tertentu untuk menyebarkan paham radikal maupun melakukan perekrutan melalui media digital.

“Karena itu, ruang-ruang seperti ini perlu kita tutup melalui edukasi dan peningkatan literasi digital,” tegasnya.

Roem menambahkan, kolaborasi tersebut bukan bertujuan membatasi masyarakat memanfaatkan teknologi, melainkan membekali masyarakat agar mampu mengenali serta menghindari berbagai ancaman digital yang semakin berkembang.

BACA JUGA  Diskominfo Makassar Perkuat Kapasitas Admin SP4N-LAPOR! untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4 5Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button