MakassarNews

Makassar Mulai Batasi Sampah ke TPA, Akademisi Dorong Perubahan Budaya dari Rumah

Ia berharap target pembentukan minimal satu bank sampah di setiap RW dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan pengelolaan sampah berbasis komunitas.

Marini mengapresiasi berbagai upaya sosialisasi yang telah dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar. Meski demikian, keterbatasan personel membuat edukasi belum dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Karena itu, ia mendorong keterlibatan seluruh elemen, mulai dari RT/RW, sekolah, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, hingga organisasi perempuan seperti PKK dan Dharma Wanita Persatuan untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat.

BACA JUGA  Munafri: Pembenahan TPA Tamangapa Capai 93 Persen, Pemkot Percepat Transisi Proyek PSEL

Menurutnya, media sosial juga perlu dimanfaatkan secara maksimal sebagai sarana edukasi karena mampu menjangkau masyarakat lebih luas dibandingkan sosialisasi secara tatap muka.

Perusahaan swasta pun diharapkan mulai menerapkan sistem pemilahan sampah di lingkungan kerja sekaligus mendorong para karyawannya membiasakan pengelolaan sampah sejak dari rumah.

Marini berharap kebijakan pembatasan sampah di TPA Tamangapa tidak hanya dipahami sebagai aturan baru, melainkan menjadi awal perubahan budaya masyarakat dalam mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab.

BACA JUGA  Bunda PAUD Kota Makassar Tekankan Pentingnya Pendidikan Usia Dini dalam Pembentukan Karakter Anak

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4 5Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button