
βDan mungkin satu-satunya yang ada di Sulawesi Selatan, kota yang punya dua alur penghubung ekonomi, yaitu Pelabuhan Internasional dan Bandara Internasional, yang mampu menghubungkan proses barang dan jasa langsung ke tujuan ekspor dan impor,β katanya.
Pada kesempatan tersebut, Munafri juga memaparkan capaian realisasi investasi Kota Makassar yang kembali menunjukkan tren positif. Setelah mengalami perlambatan pada 2024, nilai investasi kembali meningkat pada 2025, baik dari investasi asing (Foreign Direct Investment/FDI) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Ia menyebut lima negara yang menjadi investor terbesar di Kota Makassar, yakni Malaysia, Singapura, Hong Kong, China, dan Jepang.
Selain memaparkan capaian tersebut, Munafri turut menawarkan berbagai peluang investasi baru di sejumlah sektor strategis. Di bidang pariwisata, misalnya, Pemerintah Kota Makassar tengah mengembangkan kawasan sports tourism di Untia yang diawali dengan pembangunan stadion sepak bola milik pemerintah kota.
Sementara itu, kawasan Kepulauan Spermonde dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari bertaraf internasional yang mampu meningkatkan lama tinggal wisatawan di Kota Makassar.





