
Saat itu, ia terlibat dalam kerja sama antara Pemerintah Kota Makassar dan ENTOMO Korea melalui hibah KOICA untuk pengembangan budidaya maggot berbasis larva Black Soldier Fly (BSF), yang kemudian berlanjut dengan pembangunan fasilitas budidaya pada 2020.
Berbekal pengalaman tersebut, Fajar mulai mengajak hotel, restoran, rumah sakit, dan pelaku usaha di wilayahnya untuk memilah sampah organik dan anorganik sejak awal menjabat sebagai Lurah Baru pada 2021.
Pada tahap awal, kata dia, banyak pelaku usaha mempertanyakan ke mana sampah organik yang telah dipilah akan dibawa. Keraguan itu mulai terjawab setelah TPS3R Karebosi mulai beroperasi pada 2023 sebagai pusat pengolahan sampah organik menjadi pakan maggot dan kompos.
Selain menyasar pelaku usaha, edukasi juga diberikan kepada kalangan pelajar melalui sosialisasi di sejumlah sekolah, di antaranya SMP Negeri 2, SMP Negeri 6, SMP Negeri 53, serta beberapa sekolah dasar di wilayah tersebut.
Para siswa bahkan diajak mengunjungi TPS3R Karebosi untuk melihat secara langsung proses pengolahan sampah organik menjadi pakan maggot dan kompos sebagai bagian dari pembelajaran lingkungan.





