
Menurutnya, inovasi tersebut tidak hanya mampu menekan emisi gas dari timbunan sampah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pemanfaatan energi alternatif.
“Sudah ada gas metan yang dimanfaatkan. Tadi kelihatan di beberapa tempat sudah disalurkan ke perumahan, dan alhamdulillah bisa mengurangi beban masyarakat karena dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi,” ungkapnya.
Lebih jauh, Jumhur menjelaskan pembenahan TPA Tamangapa bukan hanya untuk mengatasi persoalan sampah saat ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi pengembangan kawasan.
Ia menyebut, setelah proses stabilisasi timbunan sampah selesai, kawasan tersebut berpotensi dikembangkan menjadi ruang terbuka hijau maupun fasilitas publik lainnya.
“Dalam beberapa tahun ke depan, timbunannya akan terus mengendap. Nantinya kawasan ini bisa dimanfaatkan menjadi hutan, taman, bahkan di beberapa tempat di dunia bekas TPA bisa menjadi lapangan golf,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan Pemerintah Kota Makassar akan terus menyempurnakan seluruh proses pembenahan TPA Tamangapa sesuai arahan dan pendampingan dari Kementerian Lingkungan Hidup.





