
“Kalau kita ingin menyelesaikan persoalan sampah, semua harus bergerak. Dari rumah, lingkungan, kelurahan, sampai kecamatan,” ujarnya.
Selain persoalan lingkungan, Melinda menekankan pentingnya dukungan pemerintah wilayah dalam menjalankan program PKK. Sinergi antara pengurus PKK dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan dinilai menjadi salah satu kunci agar program berjalan efektif.
“Kerja sama antara ibu-ibu dan bapak-bapak ini penting. Ibu-ibu bergerak di lapangan, sementara dukungan dari pemerintah kecamatan dan kelurahan juga sangat dibutuhkan agar program kita bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.
Rangkaian SMEP 2026 sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Manggala dan Panakkukang. Monitoring kemudian berlanjut ke Kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea sebagai bagian dari evaluasi TP PKK Kota Makassar terhadap pelaksanaan program di setiap wilayah.
Melalui SMEP, TP PKK dapat memetakan capaian sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi pengurus di tingkat kecamatan dan kelurahan. Hasil evaluasi tersebut selanjutnya menjadi bahan pembenahan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program.





