
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar terus mendorong penguatan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dan optimalisasi Pojok Kependudukan di lingkungan sekolah. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai isu kependudukan sekaligus membangun kesadaran dalam merencanakan masa depan.
Penguatan SSK dan Pojok Kependudukan menjadi salah satu langkah untuk mengintegrasikan pendidikan kependudukan ke dalam proses pembelajaran. Melalui program ini, siswa diharapkan tidak hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan berbagai persoalan kependudukan dalam kehidupan sehari-hari.
Pojok Kependudukan dioptimalkan sebagai pusat informasi dan media belajar yang edukatif, menarik, serta mudah diakses oleh siswa maupun guru. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk memperluas wawasan mengenai dinamika penduduk, kesehatan reproduksi, pembangunan keluarga berkualitas, hingga kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan ini menyasar peserta didik, guru, tenaga kependidikan, serta pengelola SSK dan Pojok Kependudukan di sekolah. Keterlibatan seluruh unsur sekolah diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan penerapan wawasan kependudukan dalam kegiatan pendidikan.
Optimalisasi Pojok Kependudukan dapat dilakukan melalui berbagai aktivitas, seperti membaca literatur kependudukan, mengakses data dan informasi, serta menjadikannya sebagai ruang diskusi dan pembelajaran. Selain itu, poster, infografis, dan hasil karya siswa dapat ditampilkan untuk membuat informasi lebih menarik dan mudah dipahami.
Pojok Kependudukan juga dapat mendukung pelaksanaan proyek maupun tugas pembelajaran. Dengan demikian, siswa memiliki ruang untuk menggali informasi, bertukar gagasan, dan mengembangkan pemahaman tentang isu kependudukan secara lebih aktif.
Pelaksanaan penguatan SSK dan Pojok Kependudukan di Kecamatan Tamalate diarahkan untuk membentuk generasi muda yang memiliki wawasan kependudukan, berpikir kritis, serta peduli terhadap lingkungan. Siswa juga diharapkan memahami pentingnya keluarga berkualitas dan mampu merencanakan kehidupan serta masa depan dengan lebih baik.
Melalui penguatan program ini, sekolah diharapkan semakin berperan dalam memberikan edukasi kependudukan kepada generasi muda. Optimalisasi SSK dan Pojok Kependudukan diharapkan dapat mendukung lahirnya generasi yang berpengetahuan, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran dalam mengambil keputusan untuk masa depannya. (*)





