
Menurutnya, Jelajah Hijau di Pantai Losari sejak awal diarahkan sebagai sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengenal lingkungan, khususnya kawasan Pantai Losari, sekaligus membangun kesadaran menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Buku itu seharusnya menjadi bahan edukasi. Jadi kalau ada sekolah yang mendapatkan buku tersebut, semestinya untuk dibagikan dan dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran secara gratis, bukan diwajibkan untuk dibeli,” imbuh Melinda.
Ia pun meminta kepala sekolah tidak merasa memiliki kewajiban membeli buku tersebut apabila ada pihak yang datang dengan membawa namanya sebagai dasar instruksi.
“Tidak ada instruksi dari saya. Tidak usah, tidak perlu membeli buku itu. Buku tersebut nantinya dibagikan secara gratis,” tegasnya.
Melinda berharap klarifikasi ini dapat menghentikan informasi yang keliru sekaligus memastikan tujuan awal penerbitan Jelajah Hijau di Pantai Losari tetap berjalan, yakni memberikan edukasi lingkungan kepada anak-anak tanpa membebani sekolah, siswa, maupun orang tua. (*)





