
“Insyaallah penambahan pete-pete laut dan jam berputar kapal laut akan kita tingkatkan untuk memastikan sarana transportasi antarpulau ini bisa jalan dengan gratis,” ujarnya.
Pemerintah kota masih menyusun skema operasional, termasuk rute dan pola perjalanan, agar layanan tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
“Kami akan memastikan ini menjadi sarana transportasi yang bisa dipergunakan oleh masyarakat pulau sehingga dalam rangka mengakses kegiatan perjalanan sudah tidak ribet lagi,” jelas Appi.
Kebutuhan Guru Juga Dipenuhi
Di bidang pendidikan, Pemkot Makassar juga akan memenuhi kebutuhan guru pada sekolah-sekolah di kepulauan yang masih mengalami kekurangan tenaga pendidik.
Namun, Munafri menekankan bahwa penempatan guru tidak cukup hanya berdasarkan jumlah kebutuhan. Guru yang bertugas di pulau harus memahami karakter masyarakat dan peserta didik setempat.
“Begitu pula dengan guru-guru untuk mencukupi kebutuhan pendidikan, beberapa masyarakat atau beberapa sekolah yang masih membutuhkan tambahan guru di pulau akan kita cukupi,” katanya.
Menurutnya, tenaga pendidik yang bertugas di kepulauan diharapkan dapat tinggal dan berinteraksi dengan masyarakat sehingga lebih memahami kondisi serta kebutuhan anak didik.





