MakassarNews

Prof Niswar Raih Penghargaan Internasional, Dedikasi Dua Dekade Bangun Ekosistem Internet di Unhas

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Dr. Eng. Ir. Muhammad Niswar, S.T., M.InfoTech., meraih Suguru Yamaguchi Memorial Award 2026 dari School on Internet Asia (SOI Asia).

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian peringatan 30 tahun SOI Asia yang berlangsung di Institut Teknologi Bandung (ITB), 2 September 2026.

Prof. Niswar yang saat ini menjabat sebagai Ketua Lembaga Transformasi Digital dan Kecerdasan Artifisial Unhas dinilai memiliki kontribusi panjang dalam pengembangan infrastruktur internet, pendidikan teknologi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di kawasan Asia.

Suguru Yamaguchi Memorial Award diberikan untuk mengenang Dr. Suguru Yamaguchi, ilmuwan komputer asal Jepang yang dikenal atas kontribusinya dalam pengembangan internet dan keamanan siber. Semangat penghargaan tersebut berkaitan dengan upaya memperluas akses pengetahuan dan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi jaringan.

Bagi Prof. Niswar, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan terhadap perjalanan akademik dan profesionalnya. Ia memaknainya sebagai tanggung jawab untuk terus melanjutkan semangat Yamaguchi dalam memperluas akses terhadap teknologi dan ilmu pengetahuan, khususnya bagi kawasan yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.

“Menerima Suguru Yamaguchi Memorial Award merupakan bentuk dedikasi dalam mengembangkan infrastruktur internet dan jaringan teknologi untuk mendukung kemajuan pendidikan lintas negara,” ujar Prof. Niswar.

BACA JUGA  Jalin dan Perkuat Kebersamaan, Tazkiyah Group Gelar Halal Bihalal 2025 dan Launching Anak Perusahaan Bernia Wisata

Kontribusi Prof. Niswar bersama SOI Asia telah berlangsung sejak 2002. Saat itu, ia dipercaya sebagai network operator pertama SOI Asia di Unhas.

Dalam peran tersebut, Prof. Niswar terlibat dalam penyiapan, konfigurasi, serta pemeliharaan jaringan internet berbasis satelit yang digunakan Unhas. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu pintu konektivitas antara Unhas, kawasan Indonesia Timur, dan komunitas pendidikan global.

Kehadiran jaringan tersebut memberikan manfaat besar bagi sivitas akademika, terutama dalam membuka akses terhadap pembelajaran, pertukaran pengetahuan, serta kolaborasi riset dengan berbagai institusi di kawasan Asia-Pasifik.

Peran Prof. Niswar kemudian berkembang dari penguatan infrastruktur menuju pengembangan sumber daya manusia. Ia dipercaya menjadi Faculty Member dalam program Asia Pacific Internet Engineering (APIE) dan ikut berkontribusi dalam penyusunan kurikulum serta pelatihan calon tenaga ahli internet engineering dari berbagai negara.

Selain pendidikan, keterlibatannya juga mencakup riset terapan. Prof. Niswar terlibat dalam sejumlah proyek yang memanfaatkan Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) bersama komunitas SOI Asia.

Seiring perkembangan teknologi, fokus tersebut kini diarahkan pada integrasi AI dan perangkat terhubung melalui konsep Artificial Intelligence of Things (AIoT). Teknologi ini memungkinkan berbagai perangkat mengumpulkan data dan memanfaatkannya untuk menghasilkan analisis maupun respons berbasis kecerdasan artifisial.

BACA JUGA  Sektor Property Dominasi Investasi Di Kota Makassar Triwulan I 2024

Sebagai bagian dari kontribusi berikutnya, Prof. Niswar menilai AIoT dan ketahanan siber menjadi bidang strategis yang perlu diperkuat melalui jejaring SOI Asia.

“Kontribusi ke depan dalam SOI Asia berfokus pada pengembangan riset berbasis AIoT dan ketahanan siber untuk memecahkan tantangan riil, serta memperluas program APIE guna membekali mahasiswa dengan keahlian internet engineering modern skala global,” jelasnya.

Kolaborasi tersebut diharapkan semakin membuka akses sivitas akademika Unhas terhadap riset internasional dan perkembangan teknologi digital terbaru.

Bagi Unhas, keterlibatan dalam SOI Asia juga menjadi bagian dari upaya memperkuat transfer pengetahuan dan teknologi dari kawasan Asia-Pasifik ke perguruan tinggi di Indonesia Timur.

Penghargaan yang diterima Prof. Niswar sekaligus menandai perjalanan panjang yang bermula dari pembangunan konektivitas internet berbasis satelit pada 2002. Kini, kontribusi tersebut berkembang ke bidang AIoT, keamanan siber, internet engineering, serta penguatan akses pengetahuan teknologi bagi generasi akademik di kawasan Indonesia Timur. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button