
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Penanganan kekeringan di Kota Makassar memasuki tahap yang lebih intensif. Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memperluas jangkauan penyaluran air bersih hingga 157 titik pada Rabu (9/9/2026).
Perluasan distribusi ini dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan warga yang terus meningkat seiring meluasnya wilayah terdampak kekeringan. Sebelumnya, penyaluran air bersih berada pada kisaran 30 hingga 70 titik setiap hari.
Langkah tersebut menjadi bagian dari operasi Tanggap Darurat Bencana (TDB) Kekeringan yang dijalankan Pemkot Makassar untuk memastikan masyarakat di wilayah terdampak tetap memperoleh pasokan air bersih.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, M. Fadli Tahar mengatakan penanganan kekeringan membutuhkan pola kerja yang dinamis. Pemerintah harus menyesuaikan kapasitas penanganan dengan kondisi serta kebutuhan warga yang terus berubah.
“Hari ini distribusi sudah mencapai 157 titik. Jumlah ini akan terus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Prinsip kami, ketika kebutuhan masyarakat meningkat, kapasitas respons pemerintah juga harus meningkat,” ujar Fadli.





