NasionalNews

FEKDI x IFSE 2026 Ditutup, OJK Tekankan Inovasi Digital Harus Aman dan Berdampak

Filianingsih mengatakan penguatan konektivitas pembayaran lintas negara perlu dibarengi inovasi dan kolaborasi yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ia berharap berbagai kerja sama yang terbangun selama FEKDI x IFSE 2026 dapat dilanjutkan melalui aksi nyata untuk memperkuat ekonomi dan keuangan digital Indonesia yang inklusif, aman, dan berdaya saing.

Sementara itu, Rizal Edwin Manansang menekankan bahwa perluasan ekonomi dan keuangan digital harus berjalan bersama penguatan keamanan siber, pelindungan konsumen, tata kelola data, literasi digital, talenta, dan manajemen risiko.

BACA JUGA  FinEXPO 2025 Wujud Sinergi OJK dan Industri Jasa Keuangan Dorong Inklusi di Sulselbar

“Semakin luas penggunaan teknologi digital, semakin besar kebutuhan terhadap cyber security, perlindungan konsumen, tata kelola data, talenta dan literasi digital, serta manajemen risiko yang efektif,” kata Edwin.

Ia menambahkan, keberhasilan transformasi digital tidak hanya diukur dari perkembangan teknologi, tetapi juga dari kemampuannya memperluas akses keuangan, mendukung sektor riil, dan meningkatkan produktivitas masyarakat.

FEKDI x IFSE 2026 berlangsung selama tiga hari, 24–26 September 2026, dan menjadi wadah kolaborasi OJK, Bank Indonesia, serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dengan dukungan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH).

BACA JUGA  Wakil Walikota Makassar, Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Kehadiran EyeQu sebagai Pusat Layanan Lasik Pertama di Makassar

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4 5Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button