MakassarNews

DPPKB Makassar Perkuat Bangga Kencana, Edukasi Remaja Jadi Fokus 2026

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar terus memperkuat program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) pada 2026. Program ini berfokus pada peningkatan kualitas keluarga, pelayanan keluarga berencana, pendampingan lintas siklus kehidupan, serta edukasi remaja.

Fungsional Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Madya DPPKB Kota Makassar, Masrita, mengatakan Bangga Kencana mencakup tiga aspek utama, yakni pembangunan keluarga, pembangunan kependudukan, dan keluarga berencana.

Menurutnya, pembangunan keluarga tidak hanya berkaitan dengan ekonomi, tetapi juga kesehatan, keharmonisan, ketahanan keluarga, serta kemampuan orang tua dalam mendidik anak. Sementara pembangunan kependudukan memanfaatkan data demografi sebagai dasar perencanaan pembangunan.

Adapun program keluarga berencana membantu pasangan usia subur merencanakan kehamilan, mengatur jarak kelahiran, dan memilih metode kontrasepsi sesuai kebutuhan.

“Ketiga aspek ini saling berkaitan. Kita membangun keluarga, memahami kondisi penduduk, dan membantu keluarga merencanakan masa depannya,” jelas Masrita dalam program Solusi Talk.

Capaian Program Keluarga Berencana

Mas Rita mengungkapkan, sejumlah indikator keluarga berencana di Makassar menunjukkan capaian positif. Tingkat kelahiran total atau Total Fertility Rate (TFR) tercatat 2,01. Sementara angka kebutuhan ber-KB yang belum terpenuhi atau unmet need berada di angka 3,7, lebih rendah dibandingkan target nasional sebesar 7.

BACA JUGA  Kepala DPPKB Makassar Hadiri Musrenbang Tematik Stunting, Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting di Bontoala

Penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) juga telah mencapai 35 persen. Capaian tersebut didukung edukasi dan pendampingan oleh penyuluh, kader, serta pendamping keluarga.

Pendampingan dilakukan sejak calon pengantin, masa kehamilan, persalinan, hingga pengasuhan anak. Pembinaan juga berlangsung melalui kelompok Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, dan Bina Keluarga Lansia.

Dorong Peran Ayah dan Edukasi Remaja

DPPKB Makassar turut mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak. Masrita menilai peran ayah tidak hanya memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi juga mencakup pendidikan, pendampingan emosional, dan pembentukan karakter anak.

Keterlibatan orang tua, khususnya ayah, dinilai penting untuk memperkuat ketahanan keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak di tengah fenomena fatherless.

Remaja juga menjadi sasaran penting program Bangga Kencana melalui Bina Keluarga Remaja, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), serta forum Generasi Berencana (Genre).

Edukasi yang diberikan mencakup kesehatan reproduksi, perencanaan kehidupan berkeluarga, dan persiapan masa depan. Program ini diharapkan dapat mencegah kehamilan usia sekolah, pergaulan berisiko, penyalahgunaan narkoba, dan tawuran.

BACA JUGA  DPPKB Makassar Evaluasi Capaian Kader IMP, Perkuat Program Bangga Kencana Kecamatan Makassar

Mas Rita menegaskan, keluarga memiliki peran utama dalam membentuk perilaku remaja. Karena itu, orang tua perlu menjalankan fungsi pendidikan, agama, dan kasih sayang secara optimal.

“Banyak persoalan terjadi karena fungsi keluarga belum berjalan sebagaimana mestinya. Karena itu, pembinaan keluarga tetap penting,” ujarnya.

Perkuat Kolaborasi

Pelaksanaan Bangga Kencana membutuhkan koordinasi lintas perangkat daerah. DPPKB berperan dalam penyediaan alat kontrasepsi, penggerakan masyarakat, dan edukasi, sementara tenaga kesehatan memberikan pelayanan sesuai kewenangannya.

Kolaborasi juga dilakukan dalam upaya percepatan penurunan stunting. Penyebaran informasi diperluas melalui kader dan penyuluh, baik lewat kunjungan rumah, kegiatan kelompok, saluran digital, maupun pendampingan di wilayah kepulauan.

Ke depan, DPPKB akan memperkuat pembinaan keluarga dan remaja agar manfaat program semakin merata. Mas Rita berharap masyarakat menjadikan keluarga sebagai fondasi pembentukan generasi berkualitas.

“Bersama program Bangga Kencana, mari kita tingkatkan kualitas generasi dan membangun keluarga-keluarga berkualitas demi mewujudkan masyarakat Kota Makassar yang lebih baik,” tutupnya. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button