MakassarNews

Pemkot Makassar Gandeng Indocement Olah Sampah Jadi RDF, Fasilitas di Maros Berkapasitas 800 Ton per Hari

Selain menangani sampah baru, kerja sama ini juga diarahkan untuk mengolah timbunan sampah lama di TPA Tamangapa melalui metode landfill mining atau penggalian dan pemrosesan kembali sampah yang telah tertimbun.

Christian mengatakan, pihaknya telah menyiapkan fasilitas tersebut untuk mendukung implementasi kerja sama dengan Pemkot Makassar.

Ia menambahkan, pemanfaatan sampah sebagai bahan bakar alternatif bukan hal baru bagi Indocement. Perusahaan juga telah menggunakan berbagai jenis limbah lain, seperti sekam padi, bonggol jagung, hingga ban bekas sebagai substitusi batu bara dalam kegiatan produksi.

BACA JUGA  Wali Kota Makassar Hadiri Halalbihalal Keluarga Besar Disdik Makassar, Soroti Pentingnya Infrastruktur Pendidikan

Meski fasilitas pengolahan di Maros telah tersedia, implementasi kerja sama tetap membutuhkan pembangunan infrastruktur pendukung. Tahapan persiapan tersebut diperkirakan memerlukan waktu sekitar satu tahun atau lebih.

Setelah sampah melalui proses pengolahan hingga memenuhi spesifikasi sebagai bahan bakar alternatif, Indocement berencana membeli RDF yang dihasilkan. Skema ini diharapkan dapat menciptakan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah sekaligus membuka peluang kerja sama berkelanjutan.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button