MakassarNews

Pemkot Makassar Gandeng Indocement Olah Sampah Jadi RDF, Fasilitas di Maros Berkapasitas 800 Ton per Hari

Di sisi lain, Pemkot Makassar terus mengembangkan sejumlah alternatif untuk mengatasi persoalan persampahan. Selain skema Waste-to-Energy (WTE) yang mengolah sampah menjadi energi listrik, pemerintah kota juga mendorong Waste-to-Fuel melalui produksi RDF.

Kombinasi kedua teknologi tersebut diharapkan dapat memperluas kapasitas pengolahan sampah, terutama untuk menangani sisa timbulan yang belum terserap melalui skema pembangkit listrik.

Melalui kolaborasi dengan Indocement, Pemkot Makassar berharap pengelolaan sampah dapat dilakukan secara lebih terintegrasi, mulai dari penanganan timbunan lama hingga pemanfaatan sampah harian menjadi sumber energi alternatif.

BACA JUGA  Kolaborasi Antar-Daerah Jadi Sorotan Wali Kota Makassar di APEKSI 2025

Kerja sama ini sekaligus membuka peluang penerapan ekonomi sirkular yang tidak hanya berorientasi pada pengurangan volume sampah, tetapi juga menghasilkan manfaat ekonomi dan mendukung industri yang lebih ramah lingkungan. (*)

Lihat Semua

Previous page 1 2 3

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button