
SOLUSIMEDIA.ID,JAKARTA-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempercepat reformasi pasar modal Indonesia melalui penguatan transparansi, likuiditas, tata kelola, dan penegakan hukum. Langkah ini ditempuh untuk menjawab perhatian investor global sekaligus meningkatkan daya saing dan kredibilitas pasar modal Indonesia.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi bersama Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi dalam dialog dengan investor institusional domestik dan internasional yang diselenggarakan Mandiri Sekuritas secara daring, Selasa (20/10). Dialog tersebut turut menghadirkan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jefry Hendrik.
Friderica mengatakan, OJK memahami perhatian investor terhadap perkembangan pasar modal Indonesia, terutama setelah pengumuman MSCI mengenai konsultasi potensi perubahan klasifikasi pasar Indonesia. Menurutnya, kepercayaan investor harus dijawab melalui reformasi yang konkret, konsisten, dan terukur.
“Kepercayaan investor harus dibangun melalui tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan. OJK berkomitmen membangun pasar modal Indonesia yang adil, transparan, kompetitif, dan memiliki kredibilitas global,” ujar Friderica.





