10 Paspor Terlemah di Dunia 2026: Ketimpangan Mobilitas Global Masih Nyata

SOLUSIMEDIA.ID — Mobilitas internasional tetap menjadi salah satu indikator paling jelas dari ketidaksetaraan global.
Pada 2026, kekuatan paspor masih menentukan seberapa mudah warga suatu negara dapat bepergian untuk tujuan wisata, bisnis, pendidikan, maupun kunjungan keluarga.
Peringkat paspor global biasanya mengukur jumlah destinasi yang dapat diakses tanpa visa, melalui visa saat kedatangan (visa on arrival), atau dengan otorisasi perjalanan elektronik.
Semakin rendah peringkat suatu negara, semakin sedikit destinasi yang bisa diakses tanpa persetujuan kedutaan terlebih dahulu.
Data 2026 menunjukkan kesenjangan yang mencolok: sementara beberapa paspor memberikan akses ke lebih dari 180 destinasi, sebagian lainnya hanya memungkinkan perjalanan ke kurang dari 40 negara.
Dampaknya tidak hanya administratif, tetapi juga ekonomi—biaya perjalanan lebih tinggi, waktu tunggu lebih lama, serta proses pengajuan yang lebih rumit.
Faktor yang memengaruhi kekuatan paspor meliputi hubungan diplomatik, stabilitas politik dan keamanan dalam negeri, persepsi risiko migrasi, serta kondisi geopolitik global.





