
Munafri menguraikan empat pilar visi tersebut—“Unggul” berkaitan dengan kemajuan SDM dan teknologi, “Inklusif” menyangkut keterlibatan seluruh kelompok masyarakat, “Aman” menggambarkan ketertiban dan kenyamanan kota, serta “Berkelanjutan” berfokus pada pelestarian lingkungan dan respons terhadap perubahan iklim.
Tujuh misi strategis dirancang untuk mewujudkan visi tersebut, antara lain peningkatan daya saing ekonomi, pemerataan infrastruktur, dan penguatan pelayanan publik yang inklusif.
“Tidak ada SKPD yang bekerja sendiri-sendiri. Semuanya harus bergerak dalam satu arah demi mewujudkan Makassar sebagai kota yang maju, adil, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
RPJMD ini juga mengusung 50 program strategis bertajuk MULIA, yang terdiri atas 12 tujuan, 25 sasaran, dan 50 indikator kinerja utama sebagai rujukan semua SKPD.
Munafri menjelaskan bahwa tujuh program prioritas menjadi andalan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Tujuh program prioritas Munafri-Aliyah tersebut antara lain. Pertama, Pembangunan stadion bertaraf internasional sebagai fasilitas olahraga modern.
Kedua, Pembangunan Makassar Kreative Hub, sebagai pusat kreativitas dan pengembangan skill dan keterampilan generasi muda.





