MakassarNews

Bentuk GTRA, Pemkot Makassar dan BPN Atasi Sengketa Tanah & Bangunan

Dari total pengajuan tersebut, delapan bidang telah berhasil disertifikasi, sementara lima bidang masih dalam proses revisi karena penyesuaian penggunaan lahan di lapangan, dan satu bidang lainnya menghadapi keberatan hukum.

Adri menambahkan, berdasarkan data BPN, hingga tahun ini baru sekitar 350 bidang tanah yang tersertifikasi melalui program PTSL, ditambah 100 bidang hasil inventarisasi terakhir.

“Saya berharap setelah ini koordinasi antara BPN dan Pemkot bisa lebih intensif agar tahun depan kita dapat mengusulkan lebih banyak bidang untuk masuk program PTSL,” harapnya.

BACA JUGA  Munafri-Aliyah Resmikan Workshop Tempered Glass PT Sanno Abadi Cemerlang

“Kalau kecepatannya seperti sekarang, butuh puluhan tahun untuk menyelesaikan semua aset pemerintah kota,” tambah dia.

Adri menilai, proses sertifikasi aset pemerintah sebenarnya tergolong mudah dan tidak mahal.

Pemerintah cukup menyiapkan dokumen dasar berupa bukti perolehan aset dan bukti penguasaan fisik lahan. Namun, ia menyoroti bahwa banyak instansi belum menyiapkan dokumen tersebut secara rapi.

“Tapi sering kali instansi belum menyiapkan dokumen pendukung ini dengan rapi. Padahal, ini penting untuk menguatkan posisi hukum pemerintah ketika terjadi gugatan,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pjs Wali Kota Makassar Ucapkan Selamat kepada Anggota DPRD Baru, Tekankan Amanah dan Tanggung Jawab

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4 5 6Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button