
Penyerahan penghargaan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025, di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengungkapkan bahwa dari total 10 sekolah penerima penghargaan tersebut, satu sekolah meraih Predikat Adiwiyata Mandiri, yaitu UPT SPF SDN Mangkura I.
Sementara sembilan sekolah lainnya berhasil memperoleh Predikat Adiwiyata Mandiri Nasional 2025.
“Ini pencapaian luar biasa bagi dunia pendidikan Kota kita. Total ada 10 sekolah yang lolos penilaian nasional,” ujarnya, Senin (8/12/2025).
“Jadi ada sekolah memperoleh Adiwiyata Mandiri tingkat tertinggi, sedangkan sembilan lainnya menerima Adiwiyata Mandiri Nasional,” tambahnya.
Achi menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut menunjukkan konsistensi sekolah-sekolah di Makassar dalam menjalankan program lingkungan hidup secara berkelanjutan.
Untuk meraih predikat Adiwiyata, sekolah harus memenuhi sejumlah indikator strategis yang meliputi inisiatif pengelolaan lingkungan, perawatan tanaman, hingga implementasi pendidikan karakter berbasis lingkungan.
Ia menegaskan bahwa program PBLHS (Perilaku Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah) harus dijalankan secara berkesinambungan, bukan hanya sebagai kegiatan sesaat. Indikator penilaian mencakup inisiasi isu keberlanjutan, penghijauan, penguatan pendidikan karakter, pengelolaan sampah berbasis 3R, sanitasi sekolah, konservasi air dan energi, hingga integrasi pendidikan lingkungan dalam kurikulum maupun ekstrakurikuler.





