
Walaupun begitu, para peneliti menegaskan bahwa manfaat ini bukan berarti cokelat biasa dari supermarket dapat menggantikan olahraga atau gaya hidup aktif.
Kebanyakan produk cokelat komersial telah diproses sedemikian rupa sehingga kandungan flavonolnya hilang.
Untuk mendapatkan efek positif seperti dalam riset, diperlukan kakao berkualitas tinggi atau produk yang secara khusus diperkaya flavonol.
Produk-produk seperti itu memang tersedia di pasar Indonesia, tetapi harganya relatif mahal.
Para ahli pun mengingatkan, minum cokelat berkandungan flavonol sebaiknya dijadikan pelengkap, bukan pengganti aktivitas fisik seperti bangun dari kursi secara periodik maupun olahraga harian.
Kombinasi gaya hidup aktif dan nutrisi yang tepat tetap menjadi kunci menjaga kesehatan dalam kehidupan modern yang sarat dengan aktivitas duduk.
(*)





