
“Sedikit lagi kita tembus Rp2 triliun. Namun ini patut kita syukuri karena merupakan capaian yang, insyaallah, tertinggi dalam sejarah Kota Makassar,” ujarnya.
Keberhasilan tersebut, menurut Asminullah, tidak terlepas dari kerja keras seluruh jajaran Bapenda bersama OPD atau SKPD pemungut pajak.
Untuk sektor pajak daerah, realisasi mencapai sekitar 93 persen atau senilai Rp1,747 triliun, meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Ini adalah hasil kerja keras dari seluruh unsur yang terlibat. Capaian pajak daerah kita juga meningkat cukup signifikan dan patut diapresiasi,” katanya.
Pada kesempatan itu, Andi Asminullah juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kota Makassar atas kepatuhan dalam memenuhi kewajiban pajak daerah, serta peran media dalam menyampaikan informasi perpajakan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Makassar yang senantiasa memberikan kepercayaan kepada kami,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa keterbukaan capaian PAD disampaikan ke publik sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja Bapenda.
Ke depan, PAD tahun 2026 ditargetkan lebih dari Rp2,3 triliun, dengan harapan tingkat realisasi dapat mencapai 100 persen.





