
Selain itu, jaket dan makanan darurat juga disiapkan untuk menjaga kondisi fisik dan psikologis para korban selama proses penyelamatan.
“Satu per satu korban berhasil dijangkau menggunakan teknik evakuasi khusus,” tuturnya.
Seluruh korban, terdiri dari 5 perempuan dan 8 laki-laki, berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Setelah dievakuasi dari lokasi kejadian, para korban langsung dibawa menggunakan ambulans dan kendaraan operasional BPBD menuju Kota Makassar untuk mendapatkan penanganan lanjutan.
Fadli Tahar, menegaskan bahwa keselamatan warga merupakan tanggung jawab moral dan kemanusiaan yang tidak mengenal batas wilayah.
“Semua yang kami evakuasi adalah warga Kota Makassar. Di mana pun mereka berada, keselamatan mereka adalah tanggung jawab kami. Medan sangat berat dan berisiko, namun hal itu tidak boleh menghalangi tugas kemanusiaan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa BPBD Makassar tidak hanya fokus pada proses evakuasi, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi. Selain evakuasi, ia memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi.
“Ambulans kami siagakan, jaket penghangat dan makanan kami berikan agar kondisi fisik dan psikologis korban tetap terjaga,” jelasnya.





