
“Harapan kami mudah-mudahan masyarakat tetap menjadikan pasar tradisional ini sebagai tempat berbelanja yang baik, sehat, bersih, dan nyaman,” tutup Rusli.
Selain fokus pada pelayanan publik selama Ramadan, Perumda Pasar Kota Makassar juga menetapkan target finansial yang ambisius untuk tahun anggaran 2026.
Setelah sukses mencatatkan sejarah dengan menyetor deviden sebesar Rp1,3 miliar pada tahun 2025, perusahaan kini membidik target kontribusi kepada Pemerintah Kota Makassar sebesar Rp4 miliar.
Rusli Patara menyatakan bahwa optimisme ini didasarkan pada rencana pengambilalihan pengelolaan tiga pasar besar yang selama ini dikelola oleh pihak ketiga, yakni Pasar Daya, Pasar Butung, dan Pasar Sentral.
“Target deviden Rp4 miliar di tahun 2026 ini tidak susah dicapai. Kami yakin karena akan ada penambahan pengelolaan tiga pasar besar (Daya, Butung, dan Sentral) yang akan memberikan dampak positif dan membuat perusahaan semakin besar,” ujar Rusli Patara.
Untuk mendukung target tersebut, Perumda Pasar akan terus memperkuat sistem digitalisasi retribusi guna meminimalisir kebocoran pendapatan serta melanjutkan efisiensi birokrasi internal.





