MakassarNews

Dinsos Kota Makassar Tingkatkan Patroli dan Antisipasi Lonjakan Anjal-Gepeng Selama Ramadan

Terkait potensi kedatangan pendatang dari luar daerah selama Ramadan, ia mengungkapkan adanya laporan dari NGO mengenai dugaan pengorganisasian kelompok tertentu.

“Ada NGO yang melaporkan kepada kami bahwa sudah ada kelompok-kelompok di beberapa kecamatan yang menampung pendatang dari luar daerah, seperti dari Jeneponto, Bone, dan daerah sekitar Makassar. Mereka datang khusus pada Ramadan,” ungkapnya.

“Ada yang mengakomodasi. Mereka disiapkan satu tempat di kecamatan, kemudian beroperasi pada jam-jam tertentu, bahkan dari sore hingga pagi. Biasanya setelah Ramadan selesai, mereka kembali ke daerah asalnya,” katanya.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Tata PKL Secara Humanis, Ruang Publik Dikembalikan ke Fungsinya

“Karena dianggap Kota Makassar sebagai ibu kota provinsi, mungkin lebih banyak berkah di sini. Itu yang harus kita antisipasi bersama,” pungkas Andi Bukti Djufrie.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Makassar, A. Rahmat, menegaskan pentingnya peran camat dalam memetakan dan memantau wilayah masing-masing.

“Ini persoalan sosial yang hampir setiap tahun terjadi. Intinya, kita harus lebih sigap dan terkoordinasi dalam penanganannya,” ujarnya.

“Camat harus betul-betul memantau wilayahnya masing-masing. Kalau ada potensi banyak anak jalanan atau persoalan sosial lainnya, itu harus diketahui. Di mana titik kumpulnya, di mana tempat transitnya, semua harus terdata,” tegasnya.

BACA JUGA  Bappeda Makassar Turut Awasi Stok dan Harga Bahan Pokok di Pasar Pabaeng-Baeng

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button