
“Biasanya akan dilakukan CT-scan, tujuannya untuk melihat atau menilai jaringan otak ada perdarahan atau tidak. Kalau tidak ada perdarahan, dicurigainya stroke sumbatan,” tutur dr. Bambang.
Apabila fasilitas rumah sakit memadai, pemeriksaan dapat dilanjutkan dengan MRI atau MRA kepala untuk memberikan gambaran lebih detail mengenai luasnya sumbatan.
Menurut dr. Bambang, meski gejala terlihat ringan, seperti hanya bicara pelo atau lemah di satu sisi tubuh namun masih bisa berjalan, kondisi tersebut belum tentu tergolong stroke ringan.
“Mungkin dia hanya pelo atau lemah di satu sisi tubuh dan masih bisa jalan, tapi kalau foto CT Scan/MRI menunjukkan sumbatan luas maka tak bisa dibilang ringan, pasti berat,” ujarnya.
Golden Period 4,5 Jam
Pemberian terapi disesuaikan dengan jenis stroke serta durasi waktu sejak gejala pertama muncul. Dokter mengingatkan agar pasien segera dibawa ke rumah sakit dan tidak menunda penanganan.
Idealnya, pasien mendapatkan penanganan kurang dari 4,5 jam setelah gejala muncul.
“Jadi ada step-stepnya, kalau kurang dari 4.5 jam obat apa, sedangkan kalau sudah 4.5–24 jam setelah muncul gejala pertama, penanganannya beda lagi,” jelasnya.





