Teknologi Nanoflower Bantu Sel Punca Bagikan Energi ke Sel yang Menua

Proses ini diibaratkan seperti menukar baterai lama dengan baterai baru, sehingga sel yang semula lemah bisa kembali berfungsi optimal.
“Kami membuat sel sehat belajar untuk membagi ‘baterai cadangan’ dengan sel yang lebih lemah. Dengan menambah jumlah mitokondria pada sel donor, kami bisa membantu sel-sel yang menua atau rusak mendapatkan kembali energinya tanpa perlu rekayasa genetika atau obat,” kata insinyur biomedis Akhilesh Gaharwar, dikutip dari ScienceAlert, Rabu (3/12/2025).
Partikel Serap Oksigen Berbahaya
Partikel nanoflower dibuat dari bahan molybdenum disulfide dan memiliki pori-pori kecil seperti spons.
Struktur ini memungkinkan partikel menyerap molekul oksigen berbahaya yang dapat merusak jaringan tubuh.
Setelah molekul berbahaya dibersihkan, sel punca mengaktifkan gen untuk memperbanyak produksi mitokondria baru.
Dalam percobaan, jumlah mitokondria yang dibagikan sel punca kepada sel lain meningkat hingga dua kali lipat dari kondisi normal. Pada sel otot polos jantung, peningkatannya bahkan mencapai tiga hingga empat kali lipat.
Pada sel jantung yang rusak akibat kemoterapi, perlakuan ini juga meningkatkan jumlah sel yang mampu bertahan hidup.





