
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan bahwa, selama Ramadan setiap malam tarawih dan subuh, dirinya turun langsung menemui masyarakat bersama jajaran SKPD dan Forkopimda.
Ia mengaku termotivasi untuk menghadirkan karya nyata selama masa kepemimpinannya.
“Saya berharap masukan-masukan yang ada terus memberikan kami motivasi untuk bisa berbuat lebih baik,” tuturnya.
Menurutnya, Kota Makassar memiliki kompleksitas persoalan yang tinggi, namun ia optimistis seluruh tantangan dapat diselesaikan dengan kerja bersama.
Salah satu disampaikan adalah penertiban lapak diatas saluran drainase yang ditempati PKL selama bertahun-tahun.
Appi sapaan akrabnya, menjelaskan terkait penertiban lapak liar yang berdiri di atas drainase dan trotoar butuh pengertian bersama.
Dia menegaskan bahwa pemerintah tengah berupaya membenahi bangunan-bangunan liar dan lapak-lapak yang berada di atas jalan, pedestrian, maupun selokan.
“Kami lagi berusaha untuk membenahi bangunan-bangunan liar, lapak-lapak yang ada di atas jalan, atau pedestrian, atau di selokan,” jelasnya.
“Kami melakukan ini tidak lain karena ingin memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa kita semua punya hak dalam pembangunan ini,” sambung Munafri.





