
Selain itu, ia mengingatkan camat dan lurah agar tidak bekerja sendiri atau bersifat “one man show”. Ia menekankan pentingnya pendelegasian tugas dalam struktur pemerintahan agar pelayanan tetap berjalan meski ada pejabat yang berhalangan. Ia juga mendorong wilayah menjadi ruang pembelajaran bagi aparatur, khususnya generasi muda, dalam membangun kepemimpinan dan kerja tim.
Di sisi lain, Munafri menyoroti penataan taman kota yang belum optimal. Ia meminta camat dan lurah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk memperjelas pembagian tanggung jawab agar pengelolaan taman berjalan maksimal.
Ia juga menegaskan agar program “Jumat Bersih” terus dijalankan secara konsisten dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kebersihan harus dimulai dari kesadaran individu dan diperkuat melalui peran aktif RT/RW sebagai ujung tombak di masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi, Munafri mengungkapkan rencana Pemerintah Kota Makassar untuk memberikan penghargaan kepada kelurahan terbaik dan terbersih pada peringatan hari jadi Kota Makassar mendatang. Ia menyampaikan bahwa penghargaan tersebut akan diumumkan pada November 2026 dengan hadiah yang telah disiapkan. (*)





