
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin kembali menegaskan komitmennya membenahi tata kelola pemerintahan dan wajah kota secara menyeluruh. Ia tidak hanya berfokus pada penataan fisik, tetapi juga menekankan pentingnya tertib administrasi hingga penataan parkir liar sebagai fondasi utama dalam menciptakan pelayanan publik yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Dalam arahannya, Munafri meminta setiap perangkat daerah menjalankan tertib administrasi. Ia secara khusus menekankan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar berjalan selaras dalam menata kawasan perkotaan, termasuk menertibkan dan mengawasi gudang-gudang yang kerap luput dari kontrol administratif.
Munafri menilai persoalan tata ruang dan aktivitas pergudangan tidak sekadar isu teknis, tetapi berkaitan langsung dengan ketertiban kota, potensi kemacetan, hingga dampak sosial di tengah masyarakat.
Ia juga mendorong penguatan peran camat dan lurah sebagai garda terdepan pemerintahan di tingkat wilayah. Menurutnya, keterlibatan aktif aparat kewilayahan yang memahami kondisi dan dinamika lapangan sangat menentukan keberhasilan program penataan kota. Ia menegaskan camat dan lurah harus menjadi problem solver yang responsif terhadap berbagai persoalan warga.





