
Perayaan May Day 2026 di Makassar akan diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti jalan santai, dialog publik, bazar UMKM, hingga panggung hiburan rakyat.
Konsep ini menjadi terobosan baru yang mengedepankan pendekatan humanis dan partisipatif dibandingkan pola demonstrasi yang selama ini identik dengan peringatan Hari Buruh.
Panitia pelaksana menyebutkan, kegiatan ini akan melibatkan puluhan organisasi buruh, mahasiswa, serta masyarakat umum, dengan estimasi peserta mencapai ribuan orang.
Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di satu lokasi untuk menciptakan suasana yang lebih kondusif serta meminimalisir gangguan terhadap aktivitas kota.
Meski dikemas dalam bentuk festival, isu-isu strategis ketenagakerjaan tetap menjadi fokus utama, seperti kesejahteraan pekerja, perlindungan tenaga kerja, hingga persoalan outsourcing.
Pemerintah berharap, konsep ini dapat menjadi model baru peringatan May Day yang lebih produktif dan memberikan manfaat nyata bagi semua pihak. (*)





