
“Ini adalah ruang besar yang bisa digunakan siapa saja, khususnya anak-anak muda yang ingin berkembang dan berkontribusi untuk kota,” sambungnya.
Menurutnya, industri kreatif memiliki banyak subsektor yang terus tumbuh dan berkembang. Karena itu, MCH dirancang sebagai ruang terbuka yang inklusif bagi seluruh komunitas kreatif lintas bidang, mulai dari seni, literasi, desain, teknologi, hingga sektor kreatif lainnya.
Ketua DPD II Golkar Makassar itu juga menggambarkan MCH sebagai inkubator ide dan karya yang fleksibel serta tidak dibatasi pola birokrasi yang kaku.
Ia menilai pendekatan terhadap generasi muda harus mampu menjawab kebutuhan dan keinginan mereka secara nyata agar kreativitas dapat berkembang secara maksimal.
“MCH ini harus menjadi tempat yang mampu merespons kebutuhan anak muda, bukan justru dibebani dengan proses administratif yang rumit,” jelasnya.
Appi mengatakan, melalui MCH berbagai rekomendasi kegiatan kreatif dapat lahir dan diteruskan kepada pemerintah untuk memperoleh dukungan, baik berupa fasilitasi akses pembiayaan, rekomendasi kepada lembaga tertentu, maupun peluang kolaborasi dengan mitra strategis.





